“Sudah pasti TNI banyak tidak menerima. Secara institusi tidak menerima jika institusi kami dilecehkan seperti itu. Sebab kami adalah organisasi TNI yang sangat solid,” tegasnya.

“Di mana ada organisasi negara gerombolan? Kalau organisasi preman ya boleh lah bergerombolan,” ujar Artanajaya.

Karena itu, ia sangat bersyukur jika Effendi sudah meminta maaf secara terbuka.

“Mudah-mudahan ke depan jangan ada lagi hal-hal seperti ini, jangan sampai terulang yang kedua kali lagi. TNI adalah kita, kita adalah TNI bersama rakyat,” pungkasnya.