Rencana serupa pun akan digelar oleh Samurai Distrik Unipas Pulau Morotai.

Ketua Samurai Distrik Pulau Morotai, Subhan Buton mengatakan, alasan pihaknya menolak kenaikan BBM jenis pertalite dan solar bersubsidi, karena hal ini dipastikan berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat secara umum, tidak terkecuali masyarakat di Pulau Morotai.

“Kalau untuk problem BBM ini kami sementara juga masih melakukan investigasi,” kata Subhan, Selasa (30/8).

Meski saat ini Samurai sedang melaksanakan kegiatan training kader aktivis, namun kata dia, pasca training bila ada surat aksi front maka Samurai siap turun ke jalan.

“Mungkin kami juga pasti terlibat, baik organisasi lokal maupun organisasi nasional, kami dari Samurai juga akan front,” cetus dia.