Tandaseru — Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, ikut dilibatkan masuk satgas penanganan stunting. Langkah ini diambil demi menurunkan angka stunting.
Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Halbar Djufri Muhamad mengatakan, pemerintah pusat sampai tingkat daerah sedang dalam semangat penurunan stunting. Karena itu penting melibatkan beberapa OPD.
“Karena semangat targetnya dari 24 persen angka stunting tahun ini, dan tahun 2024 mendatang harus turun angka 14 persen secara nasional,” ungkap Djufri, Selasa (16/8).
Wakil Bupati Halbar ini menyampaikan, pelibatan OPD ini karena proses penanganan tidak semata-mata hanya fokus di Dinas Kesehatan. Pasalnya, faktor penyebab stunting juga termasuk kondisi ekonomi dan lingkungan sekitar.
“Saya contohkan, ada yang mengalami stunting kita lihat apa karena faktor ekonomi atau rumah tidak layak huni, ya kita bantu melalui Dinas Perumahan. Atau bisa kondisi gizi ya ada Dinkes. Kemudian bila faktor lingkungan begitu sering banjir ya Dinas PU bangun swering,” jelas Djufri.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.