“Sementara masih proses dan beberapa dinas secara administrasi sudah hampir rampung. Untuk yang kerugian negara sudah ada yang menyetor meski dengan cicil. Memang sangat direspon OPD cukup serius,” sambungnya.
Menurutnya, ada sejumlah dokumen dikembalikan BPK lantaran bukan dokumen yang diharapkan. Meski begitu ada juga dokumen yang sudah diterima BPK.
“Sekarang sistem pelaporan Inspektorat hampir setiap hari selalu update data secara online ke BPK karena ditargetkan tahun ini semua temuan diselesaikan. Target tahun ini temuan tuntas, selesai,” tuturnya.
Martinus mengakui, membuka berkas dan dokumen lama membutuhkan waktu.
“Inspektorat juga sudah melaporkan itu, sehingga akan sidang majelis TP-TGR dibentuk nanti setelah Sekda balik,” ungkapnya
Ia mengimbau agar masing-masing OPD lingkup pemerintah kabupaten terus berperan lebih aktif dalam menyelesaikan masalah secara adimistrasi dan pengembalian misalnya mendorong atau memfungsikan Bidang Perbendaharaan agar ikut berperan aktif.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.