Sementara Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly menambahkan, ini adalah upaya pemkot mendorong warisan geologi sehingga dikemas menjadi nilai ekonomis.

“Kan tahapannya sekarang sudah masuk aspiring skala nasional, jadi tinggal tim penilai datang ke Ternate untuk melakukan verifikasi faktual, sebagai bahan untuk usulkan ke UNESCO,” ungkap Rizal.

Rizal bilang, untuk menembus UNESCO prosesnya pun cukup ketat. Banyak pembenahan yang perlu dilakukan, termasuk beberapa fasilitas yang akan dibenahi tahun ini.

Ia juga menyebutkan, ada 32 geosite dan salah satunya adalah Batu Angus.

“Dan itu akan dikembangkan secara bersama-sama dengan tagline ‘Pulau Gunung Api’. Saya memberikan apresiasi kepada Menteri dan jajarannya. Beliau sendiri yang melegitimasi site board yang kita susun tadi, di mana itu memberi sebuah gambaran bahwa inilah geopark Ternate,” imbuhnya.