Pengambilan pasir ilegal yang sudah bertahun-tahun itu, Subhan bilang, menjadi biang kecemasan serta keresahan bagi masyarakat.
Namun persoalan ini terkesan diabaikan Pemda dan DPRD Morotai.
“Rusaknya moral pemerintah dalam mengabaikan masalah tersebut telah larut lama dalam perhatian pemerintah. Seakan segalanya berjalan berlatar kepentingan dan syarat keuntungan pribadi,” ujarnya.
Amatan tandaseru.com, selain melakukan orasi politik, massa aksi juga memalang pintu utama kantor DPRD.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.