Dari keterangan saksi, sambungnya, korban awalnya keluar dari rumah kebun bersama teman-teman pekerja untuk memetik jagung Selasa (7/6) pagi sekitar pukul 09.00 WIT.

Selang dua jam, korban pamit ke rekan-rekan kerja untuk beristirahat lebih dulu lantaran kurang enak badan.

“Dan pada pukul 13.30, saat para rekan korban pulang untuk beristirahat di rumah kebun itu, didapati korban telah gantung diri. Mereka kemudian melaporkan kepada Kepala Desa Kusuri hingga ke kepolisian,” terangnya.

“Korban diketahui berinisial FM (19 tahun) yang berasal dari Desa Bido Kabupaten Pulau Morotai. Kemudian penyebab kematian sendiri masih didalami dan keluarga korban juga mengikhlaskan kematian korban dan menolak jenazah korban diautopsi,” tandas Colombus.