Disentil mengenai anggaran, baik tunjangan dan gaji dokter, yang harus disediakan pemerintah daerah, dr. Janta mengaku peningkatan insentif para nakes saat ini menjadi prioritas. Ia mencontohkan, insentif dan gaji dokter kabupaten tetangga berkisar antara Rp 40 juta sampai Rp 50 juta.
Sementara untuk Halut sendiri masih di bawah penganggaran tersebut. Padahal jika dilihat, Halut memiliki RSUD yang akreditasinya paripurna dan juga menjadi RSUD rujukan terpercaya.
“Berkaca dari kabupaten tetangga, per bulan Rp 45 juta untuk satu orang dokter. Saat ini kami masih kekurangan 8 dokter, dan yang sangat dibutuhkan adalah ahli paru dan THT. Olehnya itu, menjadi tanggung jawab kami agar nanti diusulkan mengenai anggaran yang dibutuhkan agar menunjang fasilitas dan insentif dokter ahli. Dengan begitu bisa menarik minat dokter ahli agar mau bertugas di RSUD Tobelo,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.