“Plot anggaran untuk embarkasi tahun ini tetap ada, kurang lebih sebesar Rp 900 juta lebih,” kata dia.

Sementara itu, dari seluruh kuota CJH kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara yang berjumlah 400 lebih, lanjut dia, Kota Ternate lah yang memperoleh kuota terbanyak yakni 121 CJH.

121 CJH ini pun masih menunggu penetapan pembagian kloter pemberangkatan. Di mana kloter 11 yang jadwalnya pada tanggal 24 Juni 2022 sore berangkat Embarkasi Makassar dan tanggal 25 Juni 2022 subuh langsung diterbangkan ke Jeddah, Suadi Arabia. Sedangkan kloter 12 tanggal 25 Juni 2022 sore berangkat ke Makassar dan besoknya diterbangkan ke Jeddah.

“Kemungkinan seperti itu karena penetapan kloter Kota Ternate apakah di kloter 11 atau 12 kita masih menunggu,” timpalnya.

Pada musim haji kali ini, menurut Ichsan juga berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, pengetatan protokol kesehatan juga diberlakukan.

Untuk Kota Ternate dalam penerapan protokol kesehatan ini maka CJH pada H-3 pemberangkatan ke embarkasi akan menjalani karantina di Asrama Haji, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan.

Selama masa karantina di Asrama Haji, biaya nginap maupun makan minum CJH ditanggung seluruhnya oleh pemerintah.