Tandaseru — Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengecam keras sikap Dinas Pemuda dan Olahraga Morotai.
PPI menilai seleksi calon Paskibraka 2022 dilakukan secara tertutup dan inprosedural. Anehnya, tiba-tiba sudah ada perwakilan Paskibaraka Morotai ke Provinsi Maluku Utara.
“Ini aneh bin ajaib. Tidak melalui tahapan seleksi Kabupaten lalu tiba-tiba ada Paskibraka yang mewakili Morotai ke Provinsi yang diberangkatkan secara diam-diam tanpa ada koordinasi dengan timsel yang sudah dibentuk oleh Dispora beberapa bulan lalu,” ucap Ketua PPI Pulau Morotai Lisa Listawati Lanoni kepada tandaseru.com, Kamis (12/5).
Lisa mengaku, tahapan seleksi calon Paskibraka di Morotai baru selesai di tingkat kecamatan dan belum sampai tingkat kabupaten.
“Lalu Paskibraka yang dikirim ke Provinsi untuk mewakili Morotai itu dasarnya apa dan bagaimana mereka bisa mewakili Morotai?” kata dia mempertanyakan.
Lisa bilang, seleksi Paskibaraka sangat ketat berdasarkan mekanisme terstruktur dan sistematis.
“Calon Paskibraka yang dikirim ke Provinsi itu adalah siswa dan siswi SMA/sederajat yang telah mengikuti tahapan seleksi yang ketat dan bersaing secara sehat dan profesional dimulai dari seleksi di tiap-tiap sekolah, kecamatan sampai di tingkat kabupaten. Bukan seleksi amburadul tiba tiba sudah dikirim ke Provinsi, kan aneh,” tuturnya.
Dispora pun dinilai telah mencederai aturan seleksi calon Paskibraka. Bahkan mengabaikan perwakilan dari kecamatan lain.
“Kadis dan Kabid tidak memiliki kemampuan dalam mengurus persoalan seleksi Paskibraka,” cetus Lisa.
PPI Morotai pun mendesak Bupati Benny Laos mengevalusi kinerja Dispora dan mencopot Kepala Dispora dan Kabid Pemuda. Keduanya dinilai tidak mampu dalam menjalankan tugas yang telah diamanatkan.
“Jika mereka ini tetap dipertahankan maka PPI Morotai melayangkan mosi tidak percaya pada Pak Bupati Pulau Morotai karena telah mengangkat dan mempertahankan orang-orang yang tidak mampu menjalankan amanah dengan baik,” tandas Lisa.
Kadispora Pulau Morotai Sunardi Barakati yang dikonfirmasi terpisah belum terhubung hingga berita ini ditayangkan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.