Tandaseru — Peristiwa anak meninggal dunia akibat terjatuh ke dalam parit dan terbawa banjir saat hujan di Kota Ternate, Maluku Utara, kembali terjadi, Senin (21/2).
Kali ini, kecelakaan akibat kurangnya pengawasan orang tua itu menimpa bocah berinisial MFW yang baru berusia 3 tahun 8 bulan di RT 003 RW 002, Kelurahan Loto, Kecamatan Ternate Barat.
Kapolsek Pulau Ternate IPDA Mirna Oramali saat dikonfirmasi mengatakan, kronologi dari kejadian naas ini bermula ketika korban bersama temannya MLF alias Fatir (5 tahun) sedang asyik mandi hujan di dekat parit.
Namun tiba-tiba, karena mandi hujan terlalu dekat dengan parit korban pun terjatuh.
“Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 15.30 WIT, awalnya korban bersama saksi mandi air hujan yang sesaat itu berdekatan dengan TKP selokan. Tiba-tiba saksi melihat korban terseret ke dalam selokan,” jelasnya.
Saksi yang tidak dapat berbuat banyak langsung berlari ke rumah korban dan memberi tahu kepada orang tua korban mengenai peristiwa tersebut.
“Saat itu juga orang tua korban langsung bersama warga mencari korban yang terseret arus di selokan yang sangat kencang,” katanya.
Dalam pencarian tersebut korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 16.00 WIT di pesisir pantai dalam kondisi sudah tidak bernyawa, dan langsung dibawa ke rumah orang tuanya.
“Saat ini korban sudah dibawa pulang ke rumah duka,” timpalnya.
Ia pun menambahkan, petugas polisi telah turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi. Namun, kejadian ini dinyatakan murni kecelakaan.
“Pihak keluarga orang tua kandung korban menerima dengan ikhlas kejadian ini,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.