Tandaseru — Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan laut di perairan Mangoli, Kepulauan Sula, Maluku Utara, Senin (21/2), bertambah menjadi empat orang. Lakalaut ini sendiri terjadi setelah longboat Eko Prima yang berlayar dari Desa Baruakol ke Desa Facei tenggelam usai dihantam angin kencang.
Longboat yang dimotori Idham Tan itu membawa 17 penumpang. Usai tenggelam, para penumpang berusaha menyelamatkan diri masing-masing.
Belakangan, 13 orang berhasil dievakuasi namun satu di antaranya dalam keadaan meninggal dunia yakni Fataha Tauda. Empat orang lainnya dinyatakan hilang.
Proses pencarian pun dilakukan tim SAR gabungan yang dipimpin Tim Rescue Unit Siaga SAR Sanana.
“Pencarian menggunakan RIB O3 Sanana,” ungkap Bram Madya, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Ternate.
Hasil pencarian sementara itu membuahkan hasil. Tiga penumpang lainnya ditemukan namun dalam kondisi meninggak dunia. Mereka adalah Udin Sapsuha, Ismail Umasugi, dan Marni Fokatea. Sementara satu penumpang yang belum ditemukan bernama Alia Fataruba dan masih dalam proses pencarian.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.