Tandaseru — Salah satu destinasi wisata di Kota Ternate, Maluku Utara, yang tak pernah sepi pengunjung di akhir pekan adalah Taman Love. Objek wisata yang terletak di lereng Gunung Api Gamalama ini selalu jadi buruan para penikmat alam maupun pemburu foto instagramable.
Taman Love masuk wilayah administratif Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah. Berada di ketinggian sekira 750 mdpl, udara di sini sejuk dan cocok dijadikan lokasi camping.
Menuju Taman Love membutuhkan persiapan fisik dan energi. Dari permukiman penduduk yang juga batas kendaraan bisa lewat, perlu mendaki 1 hingga 2 jam. Tapi jangan khawatir, medannya tak terlalu terjal.
Sepanjang pendakian, mata pengunjung dimanjakan dengan pemandangan pepohonan rempah seperti pala dan cengkeh. Jalur ini sama dengan jalur pendakian ke puncak Gamalama. Pengunjung bahkan harus melewati Pos 1 pendakian menuju taman.
Lelahnya pendakian akan tertutupi kekaguman pemandangan di puncak. Dari titik itu, jejeran pulau-pulau kecil terlihat sempurna. Maitara, Tidore, Moti, Makian, hingga Halmahera.
Sesekali Taman Love diselimuti kabut pegunungan yang turun dan menutupi pandangan mata. Kabut ini menambah syahdunya pemandangan. Menikmati sunrise saat camping di sini pun jadi pilihan tepat.

Warga lokal menyediakan gazebo di area ini. Dilengkapi mama-mama setempat yang berjualan kuliner khas Maluku Utara.
Taty, warga Halmahera Barat, jauh-jauh datang ke Taman Love untuk menikmati langsung sensasi itu. Ia memanfaatkan waktu libur untuk menikmati alam sekaligus mendapatkan koleksi foto keren.
Bahkan untuk bisa mendapatkan foto di panggung berbentuk I Love You yang terkenal itu, Taty dan teman-temannya harus sabar bergantian dengan pengunjung lain.
“Kami datang ke sini karena memang lihat view foto-foto yang beredar sangat bagus, dengan latar belakang pulau-pulau,” ungkap Taty, Minggu (6/2).
Sementara Naima, warga Moya yang berjualan di Taman Love, bilang lokasi itu selalu didatangi pengunjung dari dalam maupun luar kota.
“Kita sudah siapkan beberapa fasilitas bagi pengunjung yang datang ke sini dan pengunjung hanya membayar fasilitas seperti lokasi camping dengan biaya Rp 20 ribu. Selanjutnya bagi pengunjung yang memesan makanan juga akan kami siapkan,” tuturnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.