Tandaseru — Warga Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mengeluhkan keterbatasan pelayanan medis akibat ketiadaan dokter spesialis telinga, hidung, tenggorokan (THT) dan spesialis paru di RSUD Tobelo.

Tak ayal, pasien terpaksa harus bepergian ke Kota Ternate untuk mendapatkan pelayanan dokter tersebut.

Iswal, warga Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, menuturkan dirinya mengalami gangguan THT sejak beberapa bulan lalu. Ia pun terpaksa harus menuju Ternate untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

“Sudah harus ada Dokter ahli THT. Apalagi RSUD Tobelo sudah mau akreditasi B, masak tidak ada ahli THT?” ungkapnya, Kamis (20/1).

Zainudin, warga Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, turut mengeluhkan hal yang sama. Pasien paru ini harus menempuh jarak jauh untuk berobat di Ternate.

“Saya sudah pernah ke RSUD tapi tidak ada dokter paru, sehingga saya harus ke Ternate lagi untuk berobat,” tuturnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halut, Efraim Oni Hendrik, yang diwawancarai terpisah menyebutkan pemerintah daerah sudah membuka lowongan untuk mendapatkan tenaga dokter, baik melalui rekrutmen CPNS maupun PPPK. Hanya saja khusus formasi dokter spesialis paru dan THT belum ada peminatnya.

“Pemda membuka formasi penerimaan CPNS maupun tenaga kontrak, tapi sudah 2 kali di tahun 2019 dan 2021 formasi ini tidak ada pelamar. Sehingga dimintakan pihak RSUD yang bisa cari tenaga untuk kontrak,” ujar Oni.