Tandaseru — Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kecipratan pinjaman untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 6 miliar tahun ini.
Kepala Disparpora Halbar, Fenny Kiat, saat ditemui ruang kerjanya mengatakan anggaran Rp 6 miliar itu untuk meningkatkan infrastruktur pariwasata di Halbar.
Rencananya anggaran itu bakal dialokasikan ke dua tempat wisata dalam wilayah Kecamatan Jailolo yakni Tanjung Rapa-rapa Pelangi Desa Bobanehena dan Air Panas Gamtala.
“Alhamdulillah karena Pemulihan Ekonomi, maka kami fokus meningkatkan infastruktur. Di wisata Bobanehena kurang lebih 10 bangunan cottage kelas VIP, pagar ruang resepsionis, dan di Gamtala membangun pagar,” ujar Fenny, Rabu (5/1).
Dengan peningkatan infrastruktur melalui dana PEN tersebut diharapkan ikut mendukung ekonomi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu, Fenny menambahkan, terkait anggaran tahun 2022 Dinas Pariwisata juga mendapat Dana Insentif Daerah (DID) senilai Rp 700 juta atau menurun dari tahun 2021 kemarin Rp 1 miliar.
“Untuk DAK Pariwisata tidak ada. Namun DAU itu ada tapi fokus ke FTJ termasuk di antaranya dana hibah ke sejumlah organisasi,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.