Tandaseru — Pemberlakuan pembatasan pengisian BBM jenis Pertalite di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Ternate, Maluku Utara, membuat para sopir khawatir tidak mendapatkan BBM.

Koordinator Sopir Angkot Gamalama, Muhammad Ely saat ditemui mengaku sejumlah sopir angkutan umum mengaku sulit mendapatkan BBM jenis Pertalite belakangan ini.

“Pemberlakuan pembatasan kuota Pertalite di empat SPBU menyebabkan para sopir angkutan umum kesulitan mendapatkan BBM,” katanya, Senin (8/11).

Ely bilang, siang tadi dirinya bersama tiga teman mendatangi kantor Pertamina di Kelurahan Jambula, Kecamatan Ternate Pulau, menanyakan persoalan tersebut.

Dari hasil pertemuan dengan Sales Branch Manager Wilayah Maluku Utara PT Pertamina Persero Ternate melahirkan sebuah komitmen bersama bahwa akan memprioritaskan sopir angkot untuk pengisian BBM.

“Jadi dari Pertamina akan pasang spanduk-spanduk terkait prioritas di semua SPBU yang ada di Ternate,” terangnya.

Menurutnya, prioritas pengisian BBM untuk sopir angkot ini berlaku pada Rabu nanti, karena berpapasan dengan kedatangan kapal tanker minyak untuk pasokan BBM.

“Nanti kita dilihat dulu hasil kesepakatan pada Rabu mendatang itu seperti apa,” tandas Ely.