“Tidak adanya wadah perlindungan untuk korban kekerasan juga merupakan indikator bertambahnya tingkat kekerasaan perempuan saat ini,” pungkasnya.
Senada, orator lain Fatahillah juga meminta oknum polisi yang terlibat dalam kasus pemerkosaan tidak diberikan toleransi apapun.
“Di Hari Sumpah Pemuda ini tuntutan dari HMI yaitu tetap usut tuntas kasus yang ada dan pecat oknum polisi tersebut,” tandasnya.
Belum lama ini, Kapolres Pulau Morotai AKBP A’an Hardiansyah juga menegaskan Bripka R yang terlibat dalam kasus tersebut pasti akan dipecat.
“Kode etik itu putusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan itu saya pastikan 99,9 persen pemecatan,” ujarnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.