Muhammad menambahkan, pemkot juga akan mengkaji dan melakukan hal-hal baru yang tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat.

“Jadi ini penyampaian dari saya, apa yang dikaji oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan dinas teknis itu sudah sudah pas karena selama ini jarak antara Terminal Pasar Sarimalaha ke Pelabuhan Speedboat Rum kalau ikut hitungan dari PU itu cuma 22 kilometer, Dinas Perhubungan itu sekitar 25 km,” terangnya.

Ia berharap selepas pertemuan itu para sopir bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

“Jadilah contoh yang baik, agar daerah lain mampu mengikuti,” tandas Muhammad.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tidore, Daud Muhammad mengatakan akan menindaklanjuti arahan Wakil Wali Kota.

“Aspirasi yang disampaikan oleh para sopir angkot ini mendapat respon baik dari pemerintah daerah. Akan segera kami tindaklanjuti,” pungkasnya.