Tandaseru — Peserta tes CPNS di Pulau Morotai, Maluku Utara, yang dijadwalkan mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) berjumlah 734 peserta.

Para peserta ini diwajibkan melakukan vaksinasi Covid-19, tes antigen dan PCR sebelum mengikuti SKD Senin (18/10).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pulau Morotai, Kalbi Rasid, ketika dikonfirmasi tandaseru.com menyatakan, jika terdapat peserta yang tidak memenuhi persyaratan protokol kesehatan Covid-19 maka tidak diikutsertakan dalam SKD.

“Selain vaksinasi paling kurang tahap pertama, ada antigen dan PCR. Itu dibuka gratis di Morotai. Jadwal untuk pengambilan sampel mulai dari hari ini dan itu diinformasikan lagi ke peserta lewat website CPNS Morotai,” ucap Kalbi.

“Itu sudah diumumkan sekitar dua bulan kemarin, wajib vaksin, antigen atau PCR. Kalau tidak antigen ya PCR. Pengambilan data vaksinasi, antigen, dan PCR untuk peserta langsung di RSUD Morotai, karena data itu nantinya dipegang oleh panitia sehingga pada saat mereka masuk ke ruangan data itu sudah ada pada kita,” sambung Kalbi.

Saat ini, tim dari BKN juga sudah tiba di Pulau Morotai untuk memantau pelaksanaan tes.

“Satu sesi tes itu 55 orang, jadi satu hari ada empat sesi mulai tanggal 18, 19, 20 dan 21. 734 peserta dibagi empat hari, satu harinya itu ada empat sesi, di hari terakhir tanggal 21 hanya ada dua sesi,” paparnya.

Tes sendiri digelar di SMP Unggulan Morotai. Ada 60 unit komputer yang disiapkan.

“Lima komputer untuk kita berjaga-jaga jangan sampai yang lain ada gangguan atau tidak bisa digunakan,” tandas Kalbi.