Tak hanya itu, Usman bilang ia juga memboikot pelaksanaan Liga 3 di Halsel. Sebab menurutnya panitia tidak memiliki kesiapan dalam penyelenggaraan ini.

Padahal, lanjut Usman, ini merupakan momen nasional yang dilaksanakan di daerah. Namun karena ketidaksiapan panitia sehingga merugikan pemerintah daerah, baik dari segi material maupun waktu.

Usman juga meminta panitia mengembalikan semua pembiayaan yang telah diberikan pemda kepada panitia.

“Kalau tidak dikembalikan, saya akan proses (hukum). Nanti kita akan bikin Piala Bupati antara Halut, Morotai dan Halsel,” tandas Usman.

Sementara Bupati Pulau Morotai, Benny Laos menyatakan, tim Morotai United juga undur diri dari laga tersebut.

Kata Benny, pada prinsipnya pemenang dalam laga ini adalah semua tim, dan yang kalah adalah panitia penyelengara.

“Sehingga dari Halsel, Morotai dan Halut nyatakan mundur dari Pramusim Liga ini, supaya tidak ada lagi perdebatan. Karena penundaan ini juga tidak pasti tanggal berapa. Daripada prinsip olahraga gugur, lebih baik kita undur diri,” tandasnya.