“Jadi satu kecamatan satu kelurahan, misalkan di Moti ada satu kelurahan, begitu juga Hiri dan Pulau Ternate,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate itu menambahkan, 75 unit yang mendapatkan BSPS tersebut total anggarannya sebesar Rp 1,5 miliar.

“Dari masing-masing per unit yang mendapatkan BSPS sebesar Rp 27 juta, dari Rp 27 juta itu ongkos tukang Rp 2,5 juta. Jadi BSPS ini tidak diterima berupa uang, tetapi berupa barang,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, pada tahun 2021 ini pemerintah pusat juga telah menggelontorkan anggaran DAK reguler melalui program BSPS yang tersebar di Kelurahan Tubo Kecamatan Ternate Utara serta Ternate barat. Bukan hanya itu saja, pemerintah pusat melalui DAK integrasi juga menggelontorkan anggaran kurang lebih sebesar Rp 3 miliar untuk penataan Kampung Makassar Timur, Kecamatan Ternate Tengah.