Tandaseru — Rencana Pemerintah Daerah Halmahera Barat, Maluku Utara, mengusulkan Kapita Banau sebagai Pahlawan Nasional kian nyata.
Hal ini terlihat saat Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Halbar menggelar rapat pembahasan kesiapan pengumpulan dokumen pendukung di ruangan Sekretaris Daerah Halbar, Rabu (22/9).
Ketua TP2GD Halbar M. Syahril Abd. Radjak dalam rapat tersebut mengatakan, sesuai harapan kinerja TP2GD dalam hal pengumpulan dokumen pendukung naskah akademik Banau sudah harus rampung pada tahun 2021, dirinya berharap usulan Kapita Banau sebagai Pahlawan Nasional final di tahun 2022.
“Untuk dokumen pendukung, saya harap segera dituntaskan dalam tahun ini. Saya berkeinginan agar rencana Pemda Halbar ini sukses di tahun 2022 nanti,” ujar Syahril.
Sekretaris Daerah Halbar ini berharap, dalam waktu tiga bulan menyambut 2022, seluruh naskah akademik Banau sudah harus rampung untuk ditindaklanjuti ke Pemerintah Provinsi Malut. Sehingga tahun 2022 Banau sudah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo.
“Kalau 2022 harus tuntas, maka di sisa waktu tiga bulan ini kita harus benar-benar serius untuk merampungkan naskah akademiknya, sehingga bisa diusulkan ke Pemprov Malut untuk ditindaklanjuti,” katanya.
Senada, Danyonif Raider Khusus 732 Banau Halbar Letkol Inf Hariyanto Hendrik menyatakan, TNI mendukung penuh langkah tersebut. Ia berharap TP2GD dapat bekerja semaksimal mungkin sehingga apa yang menjadi cita-cita Pemda Halbar dapat terwujud di tahun 2022 nanti.
“Soal dokumen pendukung, kami juga akan berupaya untuk menyiapkan, seperti penamaan Yonif 732 Banau akan kami kumpulkan Surat Keputusan-nya sebagai dokumen tambahan. Dukungan dari semua pihak, termasuk para tokoh TNI yang sempat memimpin satuan 732 Banau, bisa dimintai testimoni mereka dalam bentuk dukungan,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.