Menurut dia, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman sudah menyampaikan akan mencari tempat baru untuk pedagang berjualan. Meski begitu, sambung dia, Wali Kota mengiyakan mereka berjualan sementara hingga tempat yang benar-benar tepat disiapkan.
“Jika belum dapat lagi tempat baru, maka kita bisa kembali lagi ke Wali Kota, begitu Pak Wali Kota bilang ke kami,” ujarnya.
Terpisah, Kabid Penataan dan Pengawasan Disperindag Kota Ternate, Suryawan Soleman membenarkan adanya penertiban sejumlah pedagang yang berjualan di tempat parkiran. Namun itu sengaja dilakukan karena tempat parkir itu akan kembali difungsikan.
Ia menegaskan, ini sudah semestinya dipahami pedagang. Pasalnya, jauh sebelum penertiban dilakukan, Wali Kota dan petugas pasar juga sudah melakukan sosialisasi bahkan sudah disiapkan tempat untuk mereka berjualan.
“Masalahnya ini kan tempat parkir motor dan mobil. Kalau mereka ngotot jualan di situ jadinya kendaraan tidak bisa diparkir, sehingga kami memindahkan pedagang ke tempat yang baru,” jelasnya.
“Saya juga masih punya rasa kemanusiaan, tidak mungkin saya tidak kasih tempat berjualan,” ucapnya.
Para pedagang ini, ujarnya, sengaja dipindahkan ke tempat yang baru agar tidak ada kemacetan.
“Sesuai protapnya begitu, biar tempat parkir ada fungsinya. Dan tidak semrawut lagi,” ujar Suryawan.
Menurutnya, kebijakan ini sudah berulang kali disampaikan. Sehingga kalau sampai pedagang tidak menerimanya maka petugas akan tetap menertibkan penataan lokasi berjualan tersebut.
“Kami juga ada ada orang tua, jadi tidak mungkin mama-mama ini kita tidak lihat. Tapi ini kan kita tidak bisa ikuti kemauan mereka, harus mereka juga ikut pemerintah biar tertib dan tidak semrawut,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.