Tandaseru — Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, menutup sementara enam puskesmas. Penutupan ini disebabkan banyaknya tenaga kesehatan yang saat ini telah terpapar Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Utara, Muhammad Tapi Tapi mengungkapkan, puskesmas yang ditutup adalah
Puskesmas Tobelo, Puskesmas Pitu di Kecamatan Tobelo Tengah, Puskesmas Gorua di Tobelo Utara, Puskesmas Mawea di Tobelo Timur, Puskesmas Galela di Kecamatan Galela, dan Puskesmas Kao Barat.
“Penutupan itu rata-rata 2 sampai 5 hari ke depan kerena ada penyemprotan disinfektan di seluruh ruangannya,” ujarnya, Rabu (21/7).
Sebelumnya, 135 nakes dari total 270 nakes di RSUD Tobelo juga dikabarkan terpapar corona. Akibatnya, seluruh pasien non corona dirujuk ke Rumah Sakit Bethesda. Sementara RSUD Tobelo hanya melayani pasien corona.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD Tobelo, drg. Irwanto Tandaan, ketika dikonfrimasi Minggu (18/7) kemarin. Ia mengatakan, nakes yang terpapar corona di RSUD rata-rata bertugas di tempat-tempat kritis seperti Intensive Care Unit (ICU), Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Ruangan Perawatan Khusus (RPK).
“RSUD lebih fokus tangani pasien-pasien indikasi Covid-19 supaya lebih efektif,” ujar Irwanto.
“Kami juga sudah dapat bantuan tenaga kesehatan dari Dinas kesehatan Tobelo sebanyak 30 orang,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.