Tandaseru — Bukan hanya membongkar dugaan mafia anggaran di Sekretariat Daerah, Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Usman Sidik, juga akan membongkar proyek bagi-bagi uang yang diduga dilakukan mantan Bupati Halsel dan orang-orang dekatnya.
Bupati Usman menyatakan, dirinya menemukan ada proyek bagi-bagi uang yang melibatkan semua instansi di Halsel. Hal itu dilakukan oleh bupati sebelumnya.
“Saya akan bongkar proyek bagi-bagi uang yang cukup besar di Halsel, dan itu semua instansi terlibat. Semua data sudah saya kantongi, saya hanya menunggu waktu yang tepat untuk membongkar masalah ini dan itu akan saya libatkan KPK,” ungkapnya, Rabu (14/7).
Kata Bupati, kejahatan ini terstruktur dan membuat pembangunan di Halsel melambat dan terbengkalai. Sebab banyak anggaran daerah yang dirampok dan itu konspirasi.
“Saya tegaskan bahwa saya tidak main-main dengan masalah ini, saya akan bongkar sampai ke akar-akarnya. Sebab ini perampokan yang nyata yang dilakukan oleh oknum-oknum di lingkungan pemda, dan penanggungjawab utama adalah Sekretariat Daerah,” tegasnya.
Selain itu, lanjut Bupati, dalam waktu dekat dirinya juga akan membongkar masalah utang pemda ke pihak ketiga sebesar Rp 150 miliar. Piutang ini membebani keuangan daerah hingga tahun 2023.
“Soal utang ini pun akan saya bawa ke KPK, karena ada masalah paling serius, dan saya tegaskan semua instansi terlibat. Saat ini saya masih fokus Sekretariat yang telah membabat habis anggaran operasional bupati,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.