Tandaseru — Polres Tidore Kepulauan, Maluku Utara, mengagendakan vaksinasi Covid-19 massal di Mapolres Tikep, Sabtu (26/6).

Pelaksanaan vaksinasi massal yang dilakukan secara gratis itu sekaligus memperingati Hari Bhayangkara ke-75.

Kapolres Tikep, AKBP Yohanes Jalung Siram saat diwawancarai, Kamis (24/6) menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi massal ini juga bertujuan membantu pemerintah dalam pelaksaan vaksinasi di Kota Tikep.

Vaksin Sinovac yang disediakan sebanyak 550 dosis. Vaksin itu diperuntukkan bagi masyarakat umum.

“Jadi vaksinasi massal ini terbuka untuk umum, baik masyarakat biasa, lansia, pelajar yang sudah usia di atas 18 tahun,” tuturnya.

Bukan hanya vaksin saja, masyarakat yang mengikuti vaksinasi juga akan mendapatkan bantuan dari Polres Tikep.

“Tapi bantuan yang diserahkan pada saat vaksin nanti hanya bantuan biasa saja, yang penting bisa bermanfaat bagi mereka,” katanya.

Jelang vaksinasi, ia mengimbau seluruh anggota polisi memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar bisa datang mengikuti vaksinasi.

Kapolres juga meminta masyarakat tidak mempercayai hoaks terkait vaksin.

“Saya berharap vaksin ini tidak ada gejala apapun setelah vaksinasi. Janya saja setelah suntik tetap akan ada reaksi, namun reaksi itu hanya kecil. Tidak seperti informasi yang tidak benar yang beredar bahwa setelah vaksin lalu jatuh sakit. Memang ada reaksi setelah vaksinasi, tapi reaksi itu tidak berbahaya,” terangnya.

Ia membuktikan dengan seluruh anggota polres yang telah divaksin sampai saat ini tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan setelah vaksinasi.

“Sampai saat ini seluruh anggota yang telah divaksin tidak ada gejala apapun, jadi saya berharap masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin. Karena sebelum divaksin pasti diperiksa dulu oleh tenaga kesehatan. Tentu kalau ada gejala sakit lain, pasti tidak divaksin,” pungkasnya.