Tandaseru — Wali Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Capt. Ali Ibrahim membuka dengan resmi kegiatan silaturahmi dan musyawarah keluarga besar marga Marsaoly yang berlangsung di Pendopo Arena Budaya Open Space Kelurahan Tomagoba, Minggu (23/5).

Acara tersebut dihadiri bukan hanya warga Kelurahan Tomalou, melainkan juga warga dari daerah lain yang bermarga Marsaoly. Selain itu juga terlihat beberapa pejabat yang juga marga Marsaoly yang menghadiri acara tersebut, termasuk juga istri Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman yakni Marliza Marsaoly.

“Semoga silaturahmi pada hari ini terjalin lebih erat dan terus berlanjut ke depannya,” ucap Wali Kota Tidore dalam sambutannya.

Ali mengatakan, acara silaturahmi keluarga besar Marsaoly sebagai langkah awal membangun komitmen mempererat dan menunjukkan eksistensi dalam bermasyarakat.

Ia mengaku marga Marsaoly cukup banyak dan tersebar di berbagai wilayah yang ada di Maluku Utara, juga di beberapa tempat di luar Maluku Utara.

Sejumlah tokoh yang hadir dalam silaturahmi keluarga besar Marsaoly. (Istimewa)

Ali menegaskan, sesungguhnya jalinan kekeluargaan ini atas upaya dari para inisiator yang patut diapresiasi. Menurutnya, ini juga menginspirasi dalam membentuk sebuah kerukunan atau ikatan keluarga besar yang lebih komitmen untuk mempererat dan memperdalam ikatan kekeluargaan di antara marga Marsaoly.

“Dalam momen ini saya meminta keluarga besar Marsaoly yang sudah tersebar di seantero negeri untuk bisa bersinergi dalam membangun Kota Tidore Kepulauan tercinta ini secara khusus dan Maluku Utara pada umumnya,” imbuh Ali.

Ia juga berharap agar keluarga besar Marsaoly yang baru membentuk kerukunan kekeluargaan untuk mewadahi keluarga besar Marsaoly di Provinsi Maluku Utara.

“Menjadikan sebuah ikatan yang kuat dan bukan menjadi sekat di dalam keluarga besar Tidore, seperti yang orang tua-tua dahulu selalu dibahasakan Mari Moi Ngone Futuru,” pungkasnya.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Silaturahmi Keluarga Besar Marsaoly, Prince Fahd Sulaiman mengatakan, acara silaturahmi keluarga besar Marsaoly dengan tema “Kita Jalin Silaturahmi Ngofa se Dano Marsaoly” ini adalah ajang temu kangen antar anak cucu Marsaoly dalam bingkai keluarga besar Marsaoly se-Maluku Utara bahkan se-Nusantara.

“Dan hal ini merupakan pemantik sekaligus menjadi barometer untuk merangkul saudara-saudara kita, menyambung kembali tali persaudaraan yang merupakan satu dalam garis keturunan yang bernama Marsaoly. Ini akan menjadi agenda tahunan nanti, insyaa Allah,” ungkap Prince.

Prince menambahkan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini bukan karena ingin mengkultuskan marga, atau pun karena tendensi politik dan sebagainya.

“Namun semata-mata karena ingin mempererat jalinan silaturahmi antar anak cucu keluarga besar Marsaoly yang terpisahkan oleh ruang dan waktu,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, turut hadir dalam kegiatan tersebut Jojau Adat Kesultanan Tidore Amin Faruk, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, para pimpinan OPD di lingkup Kota Tidore Kepulauan, Wakapolres Tikep dan para sesepuh keluarga besar Marsaoly.