Tandaseru — Pengendara yang melintas di depan site perusahaan pengembang kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) mengeluhkan langganan macet di ruas jalan tersebut.
Pasalnya, di depan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara tersebut dipenuhi kendaraan roda empat yang diparkir di tepi jalan umum. Mobil-mobil tersebut, menurut pengendara, merupakan milik karyawan perusahaan.
Ruas jalan yang kerap macet itu menghubungkan Desa Gemaf Kecamatan Weda Utara dan Desa Lelilef Kecamatan Weda Tengah.
Salah satu pengguna jalan, Mufti Ahmad kepada awak media mengatakan, bejibunnya mobil yang parkir di jalan umum amat mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
“Sering terjadi kemacetan akibat mobil milik karyawan IWIP parkir di jalan milik masyarakat ini,” ungkapnya, Minggu (11/4).
Ia bilang, jalan umum tersebut bukanlah aset perusahaan. Karena itu, karyawan seharusnya tidak memanfaatkannya sebagai lokasi parkiran.
“Ini masalah besar, karena ketika dibiarkan maka akan sering terjadi kecelakaan akibat jalan sudah penuh dengan mobil milik karyawan IWIP,” cetusnya.
Menurut Mufti, perusahaan harus menyediakan parkiran khusus karyawan yang menggunakan kendaraan roda empat.

“Jangan cuma roda dua saja yang disiapkan parkiran,” ujar Ketua Pemuda Desa Kiya Kecamatan Weda Utara itu.
Keluhan yang sama diungkapkan, Husni Kadir, warga Desa Sagea. Ia mengaku, saat melintas ruas jalan tersebut pada Kamis (8/4) malam dirinya terjebak kemacetan panjang lantaran tepi jalan digunakan untuk parkiran.
“Pada saat itu saya sedang melakukan urusan di Weda kota. ketika dalam perjalanan pulang, sesampainya di IWIP, terjadi kemacetan panjang,” akunya.
“Macet itu hampir dua jam, diakibatkan mobil karyawan IWIP yang parkir di jalan lintas itu,” jelasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, manajemen PT IWIP melalui Media and Public Relations Department belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.