Tandaseru — Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur program Lumbung Ikan Nasional (LIN) di tiga kabupaten.
Salah satu upaya untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur LIN adalah Pemprov Malut bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menggelar sosialisasi program Maluku Lumbung Ikan Nasional (M-LIN) di Sahid Hotel, Kota Ternate, Jumat (12/3).
Sosialisasi ini dihadiri Sekretaris Provinsi (Sekprov) Samsuddin A. Kadir, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim (Kemenkomarves) Dr. Safri Burhanuddin, Ketua DPRD Malut Kuntu Daud, akademisi, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota, serta para pelaku usaha.
Sekprov saat membuka acara menyampaikan, Provinsi Maluku Utara memiliki kurang lebih 70 persen wilayah laut dan 30 persen lebih wilayah darat, dengan luasan laut yang cukup luas merupakan anugerah yang sangat luar biasa untuk potensi perikanan.
Namun luas lautan itu belum diikuti pengelolaan potensi yang sepadan. Di mana pengelolaan potensi perikanan dan kelautan Malut masih di bawah 50 persen, karena kurangnya sarana dan prasarana di bidang kelautan dan perikanan.
“Melalui Inpres Nomor 7 Tahun 2012 tentang Industrialisasi Perikanan, akhirnya pempus hadir dengan program M-LIN yang di dalamnya terdapat Provinsi Malut sebagai salah satu sentra produksi yang akan dibangun sarana dan prasarana sesuai dengan konsep penataan LIN,” ungkapnya.
Di Maluku Utara, kata Sekprov, telah memiliki satu Sentra Kawasan Perikanan Terpadu (SKPT) di Kabupaten Pulau Morotai. Kemudian ada juga tiga SKPT yang telah diusulkan untuk dibangun yakni SKPT Sofifi Kota Tidore Kepulauan, SKPT Bacan Kabupaten Halmahera Selatan dan SKPT Sanana Kabupaten Kepulauan Sula.
“Dari pengembangan SKPT yang ada, diharapkan akan dikembangkan sarana dan prasarana yang memadai untuk kesejahteraan masyarakat nelayan dan pelaku usaha di bidang perikanan,” katanya.
Memulai program M-LIN, mantan Pejabat Bupati Morotai ini berharap akan menciptakan investasi dan lapangan kerja yang baru, kegiatan ekspor akan dilaksanakan langsung dari sentra industri ke luar negeri. Sekprov juga menyampaikan terima kasih kepada deputi dan rombongan yang telah membawa anugerah besar bagi masyarakat Maluku Utara.
“Sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami, kedatangan Bapak Deputi dan rombongan diharapkan akan memberikan manfaat bagi kita semua, khususnya masyarakat nelayan di Maluku Utara,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.