Sekilas Info

Ketua DPRD Tidore Desak Wali Kota Evaluasi Kepala SKPD dan Lurah Bandel

Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Ishak. (Istimewa)

Tandaseru -- Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, belum menyampaikan laporan realisasi keuangan tahun 2020 ke Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Padahal, laporan keuangan tersebut sudah harus disampaikan paling lambat awal Januari 2021.

Tak hanya OPD, beberapa kelurahan juga ternyata melakukan hal yang sama ke kecamatan.

Kepala BPKAD Tikep, Mansyur saat dikonfirmasi, Jumat (5/3), membenarkan adanya OPD yang belum memasukkan laporan keuangan tahun 2020.

"Selain SKPD, ada juga dari kelurahan,” ujar Mansyur.

Mansyur mengaku laporan keuangan tahun 2020 sesuai aturan batas waktu diberikan sudah lewat.

"Kalau sesuai dengan prosedur ini sudah terlambat sekali. Seharusnya laporan ini jauh hari sudah disampaikan, artinya ketika tahun anggaran itu berakhir,” terangnya.

Mansyur bilang, BPKAD sudah mengimbau pimpinan OPD dan lurah yang belum memasukkan laporan keuangan 2020 itu agar segera memasukkan. Bahkan Wali Kota juga sudah memberikan imbauan sekaligus ketegasan kepada OPD dan lurah yang belum memasukkan laporan keuangan 2020 tersebut.

Namun Mansyur tidak membeberkan nama-nama SKPD dana kelurahan yang belum memasukkan laporan keuangan.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Tim
Editor: Sahril Abdullah