Sekilas Info

Cuaca Ekstrem Melanda, 52 Bangunan di Morotai Alami Kerusakan

Tambatan perahu di Korago yang hancur dihantam gelombang. (Istimewa)

Tandaseru -- Puluhan rumah dan fasilitas umum di Pulau Morotai, Maluku Utara, mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang melanda beberapa hari belakangan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, setidaknya 52 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan.

“Dampak dari bencana yang terjadi di lima kecamatan itu membuat 52 bangunan mengalami kerusakan, baik ringan, sedang maupun berat. Namun untuk kerusakan berat dan sedang hanya beberapa saja, karena sebagian besar itu rusak ringan,” ungkap Kepala BPBD Morotai, Muslim Jumaati kepada tandaseru.com, Selasa (23/2).

Ia memaparkan, 52 bangunan tersebut terletak di Kecamatan Morotai Selatan 1 unit rumah rusak sedang; Kecamatan Morotai Utara 1 rumah di Desa Korago rusak sedang dan 1 tambatan perahu rusak berat, Desa Lusuo dan Gorua abrasi pantai sepanjang 390 meter.

Lalu Kecamatan Morotai Jaya 6 rumah di Desa Sopi rusak ringan dan mengalami abrasi pantai sepanjang 400 meter, Desa Sopi Majiko 1 rumah rusak berat dan 2 rumah rusak terancam abrasi pantai.

“Kecamatan Morotai Selatan Barat Desa Cio Gerong 32 rumah rusak ringan dan sedang, fasilitas umum rusak ringan yakni bangunan PAUD, SD GMIH, dan SMP Negeri 6. Sementara Kecamatan Pulau Rao 3 unit rumah rusak ringan dan 1 unit bangunan koperasi rusak ringan,” rinci Muslim.

Semua data kerusakan tersebut telah dilaporkan ke Bupati untuk ditindaklanjuti sesuai ketersediaan anggaran. Menurut Muslim, warga yang rumahnya rusak akan diberikan bantuan berupa material untuk perbaikan.

“Jadi nanti dilihat sesuai dengan tingkat kerusakan seperti apa, karena sebagian besar ini hanya rusak ringan,” kata dia.

Ditanyakan soal besaran anggaran yang disiapkan untuk bantuan kerusakan rumah, Muslim mengaku belum mengetahui angka pastinya sebelum dilakukan evaluasi.

“Untuk anggaran nanti kita lihat lagi apakah melalui APBD atau diusulkan ke pusat melalui APBN, karena sampai sekarang DAP juga kami belum pegang,” tandasnya.

Penulis: Irjan Rahaguna
Editor: Sahril Abdullah