Sekilas Info

Taliabu Tetap Zona Hijau Covid-19, Sekolah Tatap Muka Berjalan Mulus

Kepala Dinas Pendidikan Pulau Taliabu, Citra Puspa Sari Mus. (Istimewa)

Tandaseru -- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Citra Puspa Sari Mus belum mengeluarkan instruksi larangan sekolah tatap muka di Pulau Taliabu.

Pasalnya, Kabupaten Pulau Taliabu masih berada pada zona hijau penyebaran Covid-19 sehingga pelaksanaan sekolah secara tatap muka masih tetap dilakukan.

Meski demikian, untuk mengantisipasi bahaya Covid-19 yang terjadi secara global, Citra telah menginstruksikan ke seluruh sekolah untuk menegakkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak minimal 1 meter.

"Saat ini kita di Taliabu kan masih tetap zona hijau, jadi sekolah tetap muka masih tetap berjalan. Tetapi karena secara nasional dan global saat ini kita sedang dilanda bencana Covid-19 maka untuk mencegah dan menghindari bahaya virus corona untuk itu kita melaksanakan sekolah tatap muka dengan menggunakan protokol kesehatan, dan itu sudah saya instruksikan kepada seluruh sekolah," kata Citra kepada tandaseru.com, Senin (22/2).

Ia menjelaskan, Dikbud baru akan memikirkan larangan pelaksanaan sekolah secara tatap muka atau secara daring maupun luring, apabila ada penyebaran virus corona di Taliabu.

"Kita berharap di Taliabu ini akan tetap berada pada zona hijau sampai bencana Covid-19 musnah. Namun sebaliknya, apabila sampai ada kasus corona di Taliabu maka kita akan pikirkan kembali apakah sekolah tatap muka akan tetap berlangsung atau kita hentikan untuk melaksanakan secara daring atau sebagainya. Tapi mudah-mudahan jangan sampai ada penularan corona di sini ya, dan kepada seluruh sekolah saya berharap agar tidak mengabaikan protokol kesehatan," tuturnya.

Kondisi di Taliabu ini berbanding terbalik dengan Kota Ternate. Di mana tiga kecamatan di Ternate, yakni Ternate Tengah, Ternate Utara dan Ternate Selatan terpaksa kembali melakukan pembelajaran daring dan luring setelah 12 siswa terpapar Covid-19.

Penulis: Fardanan Fahri
Editor: Sahril Abdullah