Tandaseru — Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba membuka secara resmi launching Hari Ulang Tahun (HUT) Alkhairaat ke 91 dan temu akbar Abnaulkhairat 2021, Minggu (31/1), di Gedung Duafa Center Kota Ternate.

Dalam sambutannya, Gubernur yang juga alumni Alkhairaat Palu, Sulawesi Tengah ini mengisahkan, kurang lebih 1 tahun dirinya hidup dalam bimbingan Sayyid Habib Idrus bin Salim Al-Jufri.

“Betapa banyak pelajaran berharga yang saya dapat dari beliau. Terutama tentang cinta dan kasih sayang terhadap anak-anak didikannya,” tuturnya.

“Saya merasakan benar bagaimana cara didikan yang penuh dengan kasih sayang dari seorang Guru Tua ulama besar. Beliau tidak pernah marah, selalu ramah terhadap semua orang meskipun berbeda agama dan keyakinan,” kata Gubernur dengan nada haru.

Gubernur mengungkapkan, banyak anak murid yang “nakal”, termasuk dari Ternate dan Manado. Tetapi Habib tidak pernah marah.

“Beliau menasehati, mendidik anak-anak dengan penuh rasa sabar, dan sampai saat ini alhamdulillah banyak anak didikan Sang Guru Tua menjadi orang sukses,” ucap Gubernur.

“Bahkan beliau berpesan, ketika seorang guru marah terhadap muridnya, maka disitulah letak kehabisan ilmunya,” sambung Gubernur.

Gubernur melanjutkan, meski ia bertemu dengan banyak ulama besar di dunia, tetapi mungkin tidak seperti Habib Idrus. Kepribadian beliau yang sederhana, kasih sayang dan cinta serta tidak pernah memandang status sosial (kaya, miskin, guru atau anak didik) semuanya sama di mata Habib.

Selain itu, perhatian yang luar biasa diberikan oleh Guru Tua  terhadap lembaga pendidikan yang didirikannya, menjadi spirit tersendiri bagi orang yang bergabung di lembaga pendidikan ini, baik kapasitasnya sebagai pendidik maupun murid-muridnya, sehingga tidak mengherankan kemudian lembaga pendidikan ini semakin berkembang dan menyebar keberbagai pelosok tanah air.

“Dalam kesempatan yang baik ini, selaku Pemerintah Maluku Utara saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang istimewa untuk Yayasan Alkhairaat, yang usianya telah mencapai 91 tahun ini. Banyak memberikan kontribusi yang luar biasa untuk kemajuan dunia pendidikan Islam di Indonesia Timur, khususnya Maluku Utara. Semoga tetap menjaga konsistensinya, dalam mencetak dan membangun generasi muda yang berilmu, beriman dan berakhlak serta berguna bagi agama, bangsa dan negara,” harapnya.

Sementara itu, mewakili Ketua Komwil Alkhairaat Hasby Yusup dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap seluruh pengurus panitia yang telah menyukseskan kegiatan temu akbar ini.

“Kita semua berharap ini menjadi momentum kebangkitan Alkhairaat. Dan ini juga menjadi masukan dan amanah bagi Komwil untuk menyusun program organisasi Alkhairaat di masa mendatang,” katanya.

Komwil tentunya akan fokus pada beberapa hal misalnya menghidupkan (mengaktifkan) kembali dunia Alkhairaat seperti sediakala, menjaga kesejahteraan guru agar terus meningkat dan
akan melakukan penataan berbagai aset Alkhairaat yang ada di Maluku Utara.

Terkait dengan kegiatan tersebut, menurut laporan Ketua Panitia Fahria, terdapat beberapa agenda yang akan dilakukan, sebut saja launching HUT Alkairaat ke-91, temu akbar Abnaulkhairaat 2021, launching website, study tour di 10 Kabupaten/Kota di Maluku Utara, peringatan milad Guru Tua, Haul Guru Tua serta pengukuhan pengurus.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Gubernur Malut, Danrem 152 Baabullah, Wakil Ketua DPRD, Sekprov, Ketua MUI Malut, Kepala Kanwil Depag Malut, Ketua WIA Malut, sesepuh Alkhairaat, sejumlah pimpinan OPD Malaut dan Kota Ternate serta para guru, murid dan alumni Alhkairaat.(Hms/Adv)