Sekilas Info

Tiba dari Luar Daerah, Bupati Benny Karantina di Villa Marahai

Bupati Pulau Morotai Benny Laos saat menjalani rapid test dilanjutkan karantina mandiri di Villa Marahai. (Istimewa)

Tandaseru -- Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara Benny Laos akhirnya tiba di Morotai, Senin (14/9), usai sebulan lebih menjalankan tugas di luar daerah. Benny lalu menjalani karantina mandiri di Villa Marahai Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan.

Sebelum karantina, Bupati Benny di-rapid test oleh petugas medis. Kepala Bagian (Kabag) Protokoler Pemda Pulau Morotai Abdul Karim yang juga bertindak sebagai Pengendali Karantina Covid-19 Pulau Morota mengatakan, Bupati bertolak dari Ternate dengan speedboad Pemda pukul 9 pagi. Rombongan Bupati lalu tiba di Kota Daruba, Morotai, pukul 14.00.

“Setelah tiba Bupati bersama ajudannya langsung menuju tempat karantina di Marahai dan dilakukan rapit test oleh petugas screening,” kata Abdul Karim ketika dikonfirmasi tandaseru.com.

Meski tengah dikarantina, Bupati dijadwalkan menjemput kedatangan Kapolda Malut Irjen (Pol) Rikwanto di Morotai besok. Wakil Bupati Asrun Padoma juga akan mendampinginya.

“Kan Bupati nonreaktif. Jadi kalau misalkan kepala daerah dikarantina terus tidak melakukan aktivitas itu tidak bisa karena kekuasaan tidak boleh kosong. Jadi setelah jemput tetap balik karantina lagi,” jelas Abdul Karim.

Dia menambahkan, belum dipastikan berapa lama Benny akan menjalani karantina.

“Untuk waktu karantina saya tidak tahu berapa lama. Yang jelas akan dijalankan sesuai prosedur,” akunya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Morotai dr. Novindra Humbar memastikan kedatangan Bupati Benny dari daerah zons merah Covid-19 tetap mengikuti protokol kesehatan.

"Iya, harus ikuti protokol kesehatan. Pasti di-rapid test, tapi saya belum dapat info dari petugas rapid. Untuk pelaku perjalanan yang datang ke Morotai sendiri dilakukan dua kali rapid test. Pertama saat tiba dan kedua di atas 10 hari kemudian," terang Novindra.

Penulis: Irjan Rahaguna
Editor: Ika FR