Tandaseru — Geologi tampaknya sudah mendarah daging dalam diri Abdul Kadir Arif (41 tahun), geolog asal Kota Ternate, Maluku Utara. Pria yang akrab disapa Dedy ini bahkan nyaris tak pernah melewatkan hari tanpa berdiskusi atau membaca soal struktur bumi.
Ia juga aktif mengawal usulan geopark di Maluku Utara. Boleh dibilang, hidup di Malut yang dipenuhi situs geologi jadi berkah bagi Dedy. Rasanya seperti punya laboratorium alam yang dapat dipelajari kapan saja.
Siapa sangka, geologi adalah jurusan cadangan Dedy, yang diterjuninya setelah gagal masuk jurusan pilihan.
Kepada tandaseru.com, Dedy menuturkan ia terlahir dari ayah asal Ternate, (alm) Dahlan Arif, dan ibu asal Tulehu, Djahra Samadi.
Ayah Dedy merupakan seorang PNS dengan pangkat rendah. Masa SD hingga SMA dilaluinya di bawah kaki Gunung Gamalama.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.