Tandaseru – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga (Disparpora) bersama panitia penyelenggara resmi merilis rangkaian agenda Festival Teluk Jailolo (FTJ) 2026. Salah satu festival budaya unggulan di provinsi Maluku Utara ini siap digelar selama empat hari, mulai 17 hingga 20 Juni 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparpora Halmahera Barat, Reinhard Bunga, menjelaskan FTJ 2026 akan meramu berbagai agenda mulai dari ritual budaya, wisata, religi, ekonomi kreatif, hingga hiburan rakyat.
“FTJ 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat promosi pariwisata, melestarikan budaya lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM Halbar,” ujar Reinhard saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).
Pembukaan dan Pencanangan Desa Wisata
Hari pertama festival, Rabu (17/6/2026), akan diawali dengan prosesi adat Ritual Ziarah Jere di Jere Dodinga pada pagi hari. Selain itu, Jailolo Food Bazaar juga mulai dibuka untuk mempromosikan produk UMKM lokal sepanjang hari.
Agenda utama pada hari pembuka adalah Pencanangan Desa Wisata Dodinga oleh Gubernur Maluku Utara yang akan dipusatkan di Lapangan Dodinga pada malam hari. Acara kemudian dimeriahkan oleh penampilan musisi lokal, Alan Darmawan, dalam sesi Local Pride.
Memasuki hari kedua, Kamis (18/6/2026), panitia menggelar Ekspedisi Wallace di Desa Dodinga sejak pagi hari. Sementara pada malam harinya, suasana festival akan dikemas dalam nuansa religi melalui Tablig Akbar dan Doa Bersama yang dipimpin oleh Ustaz KH. M. Rusli Amin, serta penampilan qasidah oleh Nurwahidah M. Djae.
Eksplorasi Budaya dan Edukasi Keuangan
Pada Jumat (19/6/2026), agenda FTJ bergeser ke aksi lingkungan melalui Gerakan Wisata Bersih Halmahera Barat di Pantai Disa, Susupu. Di hari yang sama, Disparpora berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk menggelar Talkshow Pariwisata, Kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, serta Sosialisasi QRIS.
Malam harinya, masyarakat akan disuguhkan prosesi ritual adat Orom Sasadu di Rumah Sasadu Taraudu. Panggung utama di Lapangan Dodinga juga akan diwarnai oleh pertunjukan seni daerah lewat West Halmahera Cultural Show dan ditutup oleh penampilan musisi Rama Arief.
Puncak Acara: “Sasadu on The Sea”
Mantan Plt Kepala Inspektorat ini menambahkan, hari penutupan pada Sabtu (20/6/2026) bakal diawali dengan kegiatan sosial berupa senam sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Puncak dari seluruh rangkaian festival akan ditandai dengan Closing Ceremony FTJ 2026 yang mengusung tema megah “Sasadu on The Sea” di Lapangan Dodinga.
“Acara penutupan akan semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni dan hiburan rakyat menampilkan Josh Flo, penyanyi Top 5 Indonesian Idol 2026, serta Rendy Da Silva,” pungkas Reinhard.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.