Tandaseru – Polres Ternate, Maluku Utara, resmi melakukan pemeriksaan internal terhadap seorang oknum anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara menyusul viralnya video aksi pembuangan bungkusan plastik berisi minuman keras (miras) ke perairan Pelabuhan Dufa Dufa.

Kasi Humas Polres Ternate, IPDA Sudirjo, mengonfirmasi saat ini Satuan Propam (Profesi dan Pengamanan) tengah mendalami keterlibatan anggota tersebut untuk dievaluasi sesuai aturan yang berlaku.

“Kami mengakui adanya kekeliruan dalam prosedur pemusnahan tersebut. Niat anggota memberantas miras sudah baik, namun eksekusinya kurang memperhatikan dampak lingkungan,” ujar Sudirjo, Rabu (21/1/2026).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah urutan peristiwa yang memicu sorotan publik:

• Senin, 19 Januari 2026: Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara menemukan sejumlah barang bukti miras dalam kemasan plastik di kawasan Dermaga Pelabuhan Dufa-Dufa.

• Aksi Pemusnahan: Berniat memusnahkan barang bukti di tempat, oknum anggota tersebut terekam kamera warga sedang membuang bungkusan-bungkusan plastik miras langsung ke laut.

• Viral di Media Sosial: Rekaman video tersebut tersebar luas di media sosial pada Rabu (21/1). Netizen menyayangkan tindakan petugas yang dinilai mencemari lingkungan meskipun tujuannya adalah memusnahkan miras.

• Respon Cepat Polres: Pada hari yang sama, Polres Ternate langsung memberikan klarifikasi dan menarik anggota yang bersangkutan untuk diperiksa oleh Propam.

Permohonan Maaf dan Evaluasi

Atas insiden tersebut, Kapolsek Ternate Utara, IPTU Rizki Kurniawan T, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, terutama kepada para nelayan dan warga di sekitar Pelabuhan Dufa Dufa.

Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, Polres Ternate menegaskan kebijakan baru:

1. Konsolidasi Barang Bukti: Seluruh pemusnahan miras kini wajib dipusatkan di tingkat Polres.

2. Prosedur Ramah Lingkungan: Menghilangkan praktik pembuangan limbah (plastik maupun cairan) ke area publik atau perairan.

Polres Ternate menyatakan akan menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas di lapangan.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter