Sebelumnya, KPK telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah Gubernur Nonaktif Abdul Gani Kasuba, Kepala Dinas Perkim Adnan Hasanudin, Kepala Dinas PUPR Daud Ismail, Kepala BPBJ Ridwan Arsan, ajudan gubernur Ramadhan Ibrahim, serta pihak swasta Stevi Thomas dan Kristian Wuisan.