Menurut D, semenjak putus Bripda R memang sering mengancamnya. Ia bahkan diancam dipukul jika bertemu.
Akibat penganiayaan itu, D dilarikan ke RSUD Ir. Soekarno apda pukul 3 dini hari. Ia divisum untuk keperluan membuat laporan polisi.
N, rekan korban yang bersamanya saat itu, menyatakan ketika Bripda R mulai memukuli D ia disuruh memanggil ibu D di rumah.
“Untung setelah itu ada warga yang melerai,” ucapnya.
Ibu korban, M, mengaku tak terima dengan kejadian yang menimpa putrinya. Pasalnya, sudah berulang kali Bripda melakukan kekerasan fisik terhadap D.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.