Ia berkata, SDM yang mampu menjaga fasilitas dirasa masih kurang. Alhasil, fasilitas yang seharusnya tidak rusak malah jadi rusak.
“Misalnya jet ski itu. Saya sudah minta staf tanyakan kerusakannya di mana, biaya perbaikannya berapa, supaya kalau bisa diperbaiki kita perbaiki. Lalu wibit itu ada yang bocor,” jelas Kalbi.
Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Morotai itu menambahkan, perbaikan fasilitas di Dodola amat bergantung pada anggaran.
“Saya baru kurang lebih dua bulan menjadi Kepala Dinas Pariwisata, sudah empat kali saya turun untuk melakukan monitoring untuk melakukan investigasi segala macam fasilitas yang ada,” tandas Kalbi.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.