Oknum polisi itu mengarahkan agar Hasan tidak membawa masalah ini sampai ke Bidang Propam Polda Maluku Utara, dan hanya melaporkan US yang menganiayanya ke polisi.

“Kami akan melaporkan sejumlah oknum anggota Polsek Ternate Utara ke Propam Polda Malut agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi, dan oknum anggota piket pada malam itu bisa dievaluasi oleh kapolsek,” tegasnya.

Terpisah, Kapolsek Ternate Utara IPTU Ibrahim Mappe kepada tandaseru.com mengatakan dirinya pun baru mengetahui masalah ini.

Ia mengaku telah memerintahkan Propam Polsek Ternate Utara untuk mengecek siapa saja yang piket saat itu.

Begitu telah diketahui, oknum anggota regu piket dimaksud lalu memberikan keterangan klarifikasi atas kejadian dimaksud.

Klarifikasinya, anggota piket menyebutkan memang ada percobaan pemukulan, namun itu tidak terjadi karena ada anggota.

“Jadi kata anggota saya cek posisi pukulnya di mana, karena ada anggota di situ dan tidak terjadi pemukulan,” jelas Ibrahim.

Namun begitu, dirinya menyebutkan anggotanya telah dipanggil di Propam Polres Ternate.