“Jalan dimana-mana rusak, di pusat kota juga sudah rusak. Apalagi di Desa Juanga dan Desa Pandanga, situ lebih parah. Jadi tong bawa bentor dan bawa penumpang juga so tara nyaman, masuk lubang terus,” keluh Noval, salah satu sopir bentor.

“Jalan sama deng kue rengginang. Dia pe aspal banyak kerikil yang timbul juga, sudah bukan jalan butas,” tambahnya.
Ema Amalia dari Balai Pekerja Umum PPK 1.4 Provinsi Maluku Utara yang dikonfirmasi terpisah mengaku saat ini tengah dilakukan perbaikan jalan.
“Sudah dikerjakan di lapangan, nanti yang ditangani semua yang berlubang dulu untuk sementara,” katanya.

Saat ini, kata dia, jalan di Desa Pandanga dan Juanga sudah diperbaiki. Hanya saja untuk sementara yang diperbaiki di bagian yang berlubang dulu.
“Kemarin kita lagi fokus ke arah Desa Wayabula (Kecamatan Morotai Selatan Barat, red). Cuma karena kemarin ada laporan di lokasi itu sudah rusak ya mereka kembali kerjakan di Desa Pandanga dulu, yang lain sementara lagi berjalan di lapangan semua,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.