Kesuksesan Maskur sebagai pengacara di ibukota rupanya masih mengukir luka di hatinya. Pasalnya, ia merasa belum sempat membahagiakan sang nenek.
“Nenek tidak pernah cerita soal kesusahan kita ke keluarga. Kalau ketemu saudara selalu yang dia ceritakan yang enak-enak saja,” kisahnya.
Selain sukses berkiprah sebagai pengacara, Maskur juga memiliki studio rekaman bernama Seli Gamyou Production. Saat bersekolah, ia pun kerap mendapat beasiswa karena kecerdasannya.
Semasa muda, Maskur pernah direkrut PT Barito Pasific karena kebisaannya di bidang otomotif. Sebagai jebolan STM Ternate, ia juga pernah mengajar di sekolahnya tersebut.
Sayangnya, karier mentereng Maskur harus dinodai dengan penangkapan KPK terhadap dirinya, April 2021. Maskur diduga terlibat dalam kasus korupsi penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjung Balai Tahun 2020-2021.
Bersama penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial, Maskur telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.