Saat pandemi Covid-19 merebak, sekolah terpaksa melakukan pembelajaran berbasis dalam jaringan (daring). Kondisi ini, kata Ismail, menyadarkan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah tentang betapa pentingnya internet.
“Saya sudah mencoba berkoordinasi dengan pihak Telkom, namun belum ada informasi sampai saat ini,. Telkom juga mengakui kalau belum semua kecamatan di Tidore yang terjangkau internet,” tutur Ismail.
Menurutnya, saat ini Telkom masih melakukan survei untuk mencari tahu posisi yang pas memasang internet.
“Jadi mereka masih survei lokasi mana yang bisa dipasang Astinet atau Indihome,” sambungnya.
Ismail berharap Telkom bisa membaca peluang pasar di Tikep.
“Sebenarnya ini peluang pasar yang seharusnya dibaca oleh pihak Telkom. Karena sekolah ini cukup banyak, apalagi konsumsi internet ini sangat penting dan sangat dibutuhkan,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.