Sekilas Info

Ibu Rumah Tangga di Ternate Ditemukan Tewas di Depan Kosan

Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas di depan kamar kosan di Ternate. (Istimewa)

Tandaseru -- Warga Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara digegerkan dengan tewasnya seorang penghuni kosan Gang Kayu Bua, Minggu (22/11). Korban berjenis kelamin perempuan itu meninggal dengan kondisi mulut mengeluarkan darah.

Informasi yang dihimpun tandaseru.com, kejadian tersebut terjadi pada pukul 11.40 WIT di RT 001 RW 001 Takoma. Korban bernama Aiai Srimin (38 tahun) tersebut awalnya meminta bantuan saksi mata bernama Subandri Ode Bau alias Umar (41 tahun) untuk dibawa ke rumah sakit. Saat itu, korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga itu bersandar di tembok sembari menutup mulut dengan kedua tangannya.

“Saksi yang tengah duduk di kios lantas menanyakan keberadaan suami dan anak korban. Namun korban tak sempat menjawabnya. Saksi kemudian naik ke kamar kosan di lantai 2 untuk memanggil suami dan anak korban,” ungkap Kapolres Ternate AKBP Aditya Laksimada melalui Kasubag Humas IPDA Wahyuddin.

Suami korban tengah tidur, sehingga saksi dan anak korban, Ajun (18 tahun), kembali turun. Sayangnya, keduanya menemukan korban udah tergeletak di samping kios saksi. Mulut korban juga mengeluarkan darah dan tampak sudah tak bernapas beberapa saat setelahnya.

Lurah Takoma Mimi Rahman yang dikonfirmasi di tempat kejadian perkara (TKP) menuturkan, ia awalnya mendapat informasi adanya temuan mayat.

"Saya langsung konfirmasi Pak RT dan RW, ada penemuan mayat seorang ibu tetapi belum diketahui identitas mayat tersebut," kata Mimi.

Menurut Mimi, korban selama berdomisili di Takoma tak pernah melaporkan diri ke RT setempat. Pihak kelurahan pun akhirnya tak mengetahui identitas korban.

“Saat kami menghubungi ibu kos untuk menanyakan identitasnya, ternyata korban adalah salah satu warga Madopolo Obi, Halmahera Selatan. Harapan saya, apabila ada warga yang datang di kelurahan ataupun kos-kosan untuk membuat laporan di Pak RT, melaporkan indentitas,” tuturnya.

Jenazah korban pun langsung dibawa ke RSUD Chasan Boesoirie untuk divisum. Sementara barang bukti yang diamankan berupa sisa minuman keras jenis captikus.