Tandaseru — Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula, Maluku Utara menggandeng sejumlah instansi pemerintah seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Basarnas dan Kodim Sanana untuk mengantisipasi risiko bencana (mitigasi bencana).
Upaya Polres ini guna mengantisipasi datangnya badai La Nina yang diprediksi akan terjadi di sebagian wilayah di Indonesia, termasuk sebagian wilayah Maluku Utara.
Kapolres Kepulauan Sula AKBP Herry Purwanto kepada tandaseru.com mengungkapkan, Polres Sula telah menggandeng beberapa instansi pemerintah untuk menghadapi datangnya badai La Nina yang diprediksi terjadi di sebagian wilayah Indonesia pada November 2020.
“Kita di bulan November ini tindak awal soal badai La Nina, karena curah hujan di Kota Sanana juga tidak menentu. Jadi kita bekerja sama dengan unsur Pemda, seperti BPBD, DLH, Basarnas, Kodim serta instansi terkait untuk menghadapi mitigasi bencana ini,” kata Herry saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/11).
Sebelum bencana datang, Herry menambahkan, Polres Sula sudah ada kesiapan terlebih dahulu.
“Sehingga jika terjadi angin puting beliung dan hujan, kita sudah antisipasi lebih dulu. Contohnya, pohon-pohon dan ranting-ranting yang masih mengenai kabel listrik maupun mengenai kabel Telkom, nah itu kita pangkas,” tukasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.