Tandaseru — Kepolisian Resor Halmahera Utara, Maluku Utara, mengerahkan seluruh personelnya untuk mengamankan situasi jelang putusan perselisihan hasil pemilihan (PHP) kepala daerah Halut.

Rencananya, Mahkamah Konstitusi akan memutuskan hasil Pilkada Halut Senin (22/3) besok.

Kapolres Halut, AKPB Priyo Utomo mengungkapkan, ratusan personel Polres ikut dikerahkan untuk pengamanan tersebut.

“Dari hari Sabtu (20/3) kemarin semua personel kita kerahkan, sekitar 300 lebih personel,” tutur Priyo, Minggu (21/3).

Titik-titik pengamanan polisi, kata Priyo, adalah di masing-masing tim sukses kedua pasangan calon.

“Kita lakukan operasi patroli cipta kondisi dan sampai saat ini Halmahera Utara aman terkendali,” aku Priyo.

Priyo bilang, setelah mendengar putusan MK, kepolisian mengimbau tidak ada pendukung paslon yang melakukan konvoi, tidak ada yang berkerumunan dalam pesta kemenangan dan tidak ada yang melakukan penutupan jalan.

“Apabila ada yang melanggar imbauan dari Polres ini, kami akan bubarkan secara paksa. Termasuk tidak boleh ada yang pesta miras. Jika kedapatan langsung diamankan,” tandasnya.

Sekadar diketahui, dua paslon yang bertarung dalam Pilkada Halut adalah Joel B. Wogono dan Said Bajak (JOS) serta Frans Manery dan Muhlis Tapi Tapi (FM-MANTAP). JOS adalah pihak yang mengajukan gugatan hasil Pilkada ke MK.