​Tandaseru — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, mengambil langkah cepat membagikan 12.500 masker gratis kepada masyarakat Kota Sanana, Selasa (13/10/2026).

Langkah tanggap darurat ini dilakukan guna mengantisipasi dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan warga yang beraktivitas di luar ruangan.

​Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula, Fiyanti Buamona, menyampaikan bahwa pembagian masker dipusatkan di tiga titik strategis wilayah Kota Sanana, yaitu di depan Pasar Basanohi, depan SD Negeri Waiipa, dan depan Markas Polres Kepulauan Sula.

​”Pembagian 12.500 masker ini merupakan langkah perlindungan awal agar masyarakat dapat mengurangi risiko paparan asap saat beraktivitas di luar ruangan,” ujar Fiyanti.

​Fiyanti menjelaskan bahwa aksi cepat ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga kesehatan paru-paru di tengah kondisi udara yang tercemar.

Ia secara khusus mengingatkan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan dan jantung agar ekstra waspada karena sangat berisiko mengalami gangguan kesehatan serius akibat polusi asap.

​Sebagai langkah pencegahan mandiri, masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas fisik berat di luar rumah dan menutup akses ventilasi seperti pintu atau jendela saat asap mulai masuk ke dalam kediaman mereka.

​Dinkes Kepulauan Sula turut menginstruksikan warga yang mengalami gejala gangguan kesehatan, seperti sesak napas, batuk persisten, maupun iritasi mata berat, untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau Puskesmas setempat.

​Di samping perlindungan medis, pihak Dinas Kesehatan mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mencegah perluasan kabut asap dengan tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara terbuka, serta segera melaporkan potensi titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada pihak berwenang.

Sahril Abdullah
Editor
Riski Sarmin
Reporter