Tandaseru — Penetapan hasil pleno rekapitulasi suara oleh KPU Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu (16/12) berlangsung panas.
Pasalnya, saksi pasangan calon nomor urut 01 Merlisa Marsaoly-Juhdi Taslim (MAJU) dan M. Tauhid Soleman-Jasri Usman (TULUS) terlibat cekcok dan nyaris baku hantam.
Saat pleno rekapitulasi berjalan, insiden adu mulut antara saksi tak bisa dihindarkan. Tidak bisa menahan emosi, saksi 01 dan 02 saling menghampiri nyaris adu jotos dan hampir saling lempar kursi. Beruntung, pihak kepolisian dengan cepat melerai insiden tersebut.
Dalam insiden itu, saksi 01 menuduh adanya pihak penyusup dari saksi nomor urut 02 yang sengaja memanaskan tensi saat pleno rekapitulasi yang tinggal Ternate Tengah.

Sementara Ketua KPU Kota Ternate M. Zen A. Karim saat memimpin sidang meminta agar para aparat segera mengamankan sejumlah saksi yang tidak mematuhi aturan.
“Harap tenang, jika masih tetap seperti ini tim aparat kepolisian tolong amankan dan keluarkan dari ruang sidang saja,” pinta Zen.
Sekadar informasi, insiden tersebut terjadi saat pleno kembali dibuka usai dua kali terjadi skorsing.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.