Tandaseru — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Gunung Jailolo, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.

Kebakaran dilaporkan berlangsung sejak Kamis malam hingga Sabtu (10/10/2026) malam, dengan kobaran api yang merembet hingga Desa Hoku-Hoku Kie.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Halmahera Barat, Djurahman Selpia, mengatakan upaya pemadaman terkendala akses jalan yang tidak memadai sehingga mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau lokasi kebakaran.

“Kebakaran ini sudah terjadi sejak Kamis lalu hingga malam ini. Kami dari Damkar belum bisa melakukan pemadaman karena tidak ada akses jalan menuju lokasi yang memungkinkan mobil pemadam menjangkau titik api,” ujar Djurahman, Sabtu (10/10/2026).

Djurahman mengungkapkan, kobaran api bahkan telah mencapai kawasan Desa Hoku-Hoku Kie. Menghadapi kondisi tersebut, masyarakat setempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri untuk mencegah api meluas ke wilayah permukiman.

Kondisi ini menjadi perhatian karena kebakaran yang berlangsung selama beberapa hari berpotensi meluas, terutama apabila didukung cuaca kering dan angin yang dapat mempercepat penyebaran api.

Djurahman berharap masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar Gunung Jailolo dan Desa Hoku-Hoku Kie, tetap waspada terhadap perkembangan kebakaran tersebut.

“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan tidak menganggap remeh kondisi ini. Jika melihat kobaran api atau titik kebakaran baru, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti,” harapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar selama kondisi rawan kebakaran masih berlangsung.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran diharapkan mengutamakan keselamatan diri, menghindari titik api, serta tidak melakukan pemadaman secara mandiri apabila kondisi membahayakan.

Sahril Abdullah
Editor
Mardi Hamid
Reporter